Farmakognosi RPS 7
Standar analisis merupakan sebuah parameter yang digunakan dalam analisis bahan alam atau produk bahan alam. Standar analisis terbagi menjadi 2 yaitu analisis kuantitatif dan analisis kualitatif.
Analisis kualitatif meliputi uji organoleptik(bau,rasa dan warna), uji makroskopis (bentuk simplisia), uji mikroskopis(menggunakan mikroskop),uji histokimia dan indentifikasi kimia yg terkandung sedangkan analisis kuantitatif meliputi penentuan kadar air, kadar abu, bahan organik asing dan zat kandungan.
Temukan saya Bella Sari pada menit 00.00-00.47
Jika dibandingkan antara analisa kualitatif dan analisa kuantitatif, metode manakah yang lebih berguna secara menyeluruh dalam standarisasi simplisia?
BalasHapusDalam analisa kuantitatif terdapat penentuan kadar abu dimana kadar abu ini menunjukkan kadar mineral dalam simplisia yang diuji. Lalu apa hubungan mineral tersebut dengan simplisia yang diuji?
Hapus1. Analisa yang lebih berguna adalah kuantitatif karena hasil yang diperoleh dari analisa ini dapat berguna untuk penemuan obat, standarisasi obat herbal, penjelasan potensi obat dari tanamannya dan penentuan tingkat toksisitas pada tanaman.
Hapus2. Kadar mineral dalam simplisia menunjukkan kadar kontaminan yang tinggi dalam simplisia, kontaminan ini dapat beras dari tanah atau pasir, logam perak, timbal bahkan merkuri yang berbahaya bagi kandungan simplisia, sehingga diperlukan uji lebih lanjut.
Saya ingin tau kenapa standar analisis suatu simplisia itu digolongkan menjadi 2, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif, nah kenapa seperti itu, karena menurut saya analisis kualitatif itu sudah sangat cukup untuk mengetahui suatu simplisia itu berkualitas atau tidak, memiliki senyawa yang di butuhkan tubuh atau tidak di butuhkan karena telah melalui tahap atau berbagai macam uji yang telah di lakukan, selain itu jugaa apakah bisa (contohnya) saya ingin melakukan analisis suatu simplisia hanya melakukan 1 analisis saja, yaitu analisis kualitatif seperti yang saya bilang tadi, lalu apa dampak yang terjadi jika saya hanya melakukan analisis kuantitatif???
BalasHapusmenurut saya analisis kualitatif atau kuantitatif pada simplisa ini merupakan hal yang sangat penting pada standar analisis suatu simplisia, karena apa?, karena setiap analisis yang dilakukan merupakan proses yang tidak bisa terlewatkan, memang benar bahwasannya pada analisis kualitatif yang saya jelas kan tadi itu terdiri dari berbagai macam pengujian, seperti uji mikrokopis uji makroskopis, dan untuk pengujian suatu senyawa itu juga termasuk pada analisis kualitatif, akan tetapi contohnya la ya, kamu membuat suatu simplisia kamu sudah melakukan berbagaimacam pengujian dari mikro maupun makro termasuk uji senyawa, tapi dengan tidaknya kamu menggunakan analisis kuantitatif apakah kamu akan tau senyawa apa aja yang akan di terima oleh tubuhmu atau orang lain?, berapa jumlah yang kamu butuhkan untuk dijadikan obat? kan tidak bisa hanya menerka-nerka, jadi kedua analisis itu penting dalam analisis suatu simplisia.
HapusApakah ada cara lain untuk menetapkan melakukan analisis suatu simplisia tidak hanya menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif?
BalasHapussepemahaman saya tidak ya.. karena untuk analisis kualitatif dan kuantitatif itu sudah sangat lengkap dan sudah dilakukan oleh semua orang dalam membuat suatu simplisia dalam standar analisis suatu simplisia
Hapus